Bahaya Kronis Neuralgia TrigeminalYang Menyerang Saraf Manusia

Uncategorized

Bahaya Kronis Neuralgia TrigeminalYang Menyerang Saraf Manusia

sumber gambar: hellosehat.com

Apakah anda pernah atau sering merasakan nyeri luar biasa di daerah pipi, rahang bawah, rahang atas, ataupun keningnya? Tanpa kita sadari, rasa nyeri ini akan bertahan hingga menyerang ke seluruh bagian wajah jika tidak segera diobati. Lantas apa hubungannya rasa nyeri ini dengan neuralgia trigeminal? Mari kita intip penjelasannya pada pembahasan kali ini. Bagi anda yang masih awam, pengertian neuralgia trigeminalialah keadaan nyeri kronis yang diakibatkan oleh adanya masalah pada saraf trigeminal. Penyakit ini dapat muncul ketika mengalami sklerosis multipel, gangguan sejenis yang menyebabkan rusaknya selubung myelin yang bertugas untuk melindungi saraf tertentu, bahkan dapat terjadi seiring adanya proses penuaan seseorang. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa jenis penyakit ini terjadi akibat adanya tumor yang menekan di sekitar saraf trigeminal.

Penyakit ini biasanya diderita oleh wanita yang memiliki usia 50 tahun ke atas. Sesuai dengan penjelasan mengenai pengertian neuralgia trigeminaldi atas, rasa nyeri yang ditimbulkan oleh penyakit ini dapat menyerang secara teratur selama beberapa hari bahkan beberapa bulan. Namun jangan khawatir sebab hanya memiliki durasi antara beberapa detik dan maksimalnya 2 menit saja. Akan tetapi ada pengecualian bagi pasien yang sudah parah kondisinya. Mereka akan mengalami rasa nyeri yang berlebihan selama ratusan kali dan itupun dalam waktu satu hari. Meski terdengar cukup menyeramkan dan menyulitkan seseorang untuk beraktivitas, itu semua dapat diatasi dengan melakukan operasi, pemberian obat-obatan, dan pemakaian suntikan. Namun dalam penggunaan itu semua harus tetap berada dalam pengawasan dokter. Jika pasien tidak segera mengobatiya, dilansir dari alodokter.com, pasien akan mengalami komplikasi. Pasien akan sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara normal. Selain itu, dimungkinkan pasien akan mengalami depresi dan masalah kejiwaan lainnya. Bahkan lebih ekstrimnya, pasien akan merasa ingin bunuh diri. Sebab pasien merasa tertekan dengan kehidupan yang dijalaninya.

Selain memahami tentangpengertian neuralgia trigeminal, anda disarankan untuk mengenal asal muasal timbulnya penyakit ini agar kesehatannya tidak semakin parah.Sebenarnya penyakit ini muncul disebabkan oleh adanya gangguan pada fungsi saraf trigeminal. Bersumber dari klikdokter.com, masalah yang dihadapi akibat adanya gangguan tersebut dapat beraneka ragam, antara lain hubungan kontak antara pembuluh darah normal (arteri dan vena) dengan saraf trigeminal yang terletak di dasar otak. Alhasil menyebabkan saraf tertekan dan mengalami malfungsi. Hal ini karena letak saraf neuralgia trigeminal sebagai saraf ke-5 dari 12 pasang saraf di otak berada di setiap bagian wajah sehingga tidak heran jika orang-orang akan merasakan beragam sensasi di wajahnya. Tapi sebagian kasus penyakit ini hanya dialami pada salah satu sisi wajah saja. Dilansir dari halodoc.com, khusunya di bagian bawah wajah. Sangat jarang jika kedua sisi wajah mengalaminya dalam waktu bersamaan ataupun waktu yang berbeda. Rasa nyerinya mirip dengan rasa tertusuk atau seperti tersengat listrik

Penyebab lain timbulnya penyakit ini ialah sebelumnya pasien telah menderita cidera otak yang disebabkan oleh adanya cidera atau luka ataupun efek lain setelah melakukan operasi atau prosedur pembedahan, tumor, trauma pada wajah, dan stroke. Akibatnya, saraf trigeminal akan tertekan dan mielin (saraf pelindung saraf) akan rusak. Pasien akan mudah sensitif atau peka terhadap rangsangan kecil. Oleh karena itu, sangatlah wajar jika pasien akan mudah merasa sakit yang berlebihan. Contohnya meliputi, berbicara, menyikat gigi, berdandan, tersenyum, sentuhan di sekitar wajah, pemakaian make up, makan, minum, mencuci muka, bercukur, ataupun ketika terkena hembusan angin. Meskipun kita beranggapan bahwa terdengar sederhana, namun begitu rentannya bukan bagi pasien? Maka jagalah kesehatan anda sebaik mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *